Minggu, 30 September 2018

BIODATA DIRI


BIODATA DIRI

Nama  : M.khalis
NIM : 3101 1501 2357
T.T.L. : Sungai sandung, 18 Agustus 1997
Alamat rumah : Jl. K.H. Samanhudi No. 43, Kesatuan Sungai pandan Kab Hulu sungai utara
Hoby : Game, Memancing, mendengar Musik
Agama : Islam
Email : m.khalis001@gmail.com

Riwayat sekolah :
SD : SDN SUNGAI SANDUNG
SMP : MTSN SUNGAI PANDAN
SMA : MAN 1 AMUNTAI

Motto : Semua hal di dunia ini bisda kita dptkan asal kita mau berusaha
Pesan/Kesan : Pergaulan tdk terbatas oleh apapun, nmn q hanya ingin memilih pergaulan yg positif. Walau ya gitu deh.

Hacker China Colong Apple ID untuk Curi Uang di Alipay

Kasus 3 :

Jakarta - Ant Financial (perusahan pemilik Alipay) dan Tencent Holdings memperingatkan adanya kejahatan cyber yang dilakukan hacker China. Mereka menyolong akun Apple ID untuk mencuri uang di layanan keduanya.

Pun begitu, baik Alipay dan Tencent tidak menyebutkan berapa uang yang telah dicuri hacker. Namun keduanya memastikan telah menghubungi Apple untuk bekerjasama mengungkap masalah ini lebih detail.





Dikutip detikINET dari Bloomberg, Jumat (12/10/2019), sejauh ini, perusahaan yang dipimpin Tim Cook itu belum mengomentari kasus tersebut.

Baik Alipay maupun Tencent pun menghimbau para pengguna yang memiliki Apple ID yang terhubung dengan layanan pembayaran mereka untuk menurunkan batasan transaksi untuk mencegah kerugian yang besar pada pengguna.

Selain itu, mereka juga merekomendasikan agar pengguna mengambil langkah-langkah preventif pada akun Apple-nya, misalnya mengubah password sesegera mungkin.

Pasalnya, banyak pelanggan Alipay dan WePay sebagai pengguna iPhone, mereka menautkan dompet digital dengan Apple ID-nya. Setelah memperoleh akses, pencuri online dapat mentransfer uang tunai ke akun eksternal. 

"Karena Apple belum menyelesaikan masalah ini, pengguna yang telah menautkan ID Apple mereka ke metode pembayaran apa pun, termasuk Alipay, WePay, atau kartu kredit, mungkin rentan terhadap pencurian," kata Alipay dalam akun Weibonya.






Layanan pembayaran digital telah menjadi sasaran yang menggiurkan bagi pencuri cyber karena popularitas mereka meningkat di seluruh dunia. 

Ant Financial diperkirakan menangani lebih dari setengah pembayaran online tahunan sebesar USD 17 triliun. Sementara Tencent memiliki satu miliar pengguna.

Duh! Hacker Colong 30 Juta Data Pengguna Facebook

Kasus 2


Jakarta - Sebuah grup hacker September lalu menggunakan celah keamanan single login 'view as' Facebook untuk mengakses jutaan data pengguna. Kini, Facebook pun mengungkap hasil penyelidikannya terhadap insiden tersebut.

Dalam pernyataannya, perusahaan besutan 
Mark Zuckerberg itu menyebut grup hacker tersebut mencuri akses ke token milik 30 juta akun, lebih sedikit dari estimasi awal yang mencapai 50 juta akun, yang bisa dipakai untuk mengakses informasi pribadi dasar yang tersimpan di Facebook.




Dari 30 juta akun itu, 14 juta di antaranya dicuri informasi nama, alamat email dan/ataupun nomor teleponnya. Sementara 15 juta akun diakses data-data tambahan seperti gender, agama, lokasi, informasi perangkat, dan 15 pencarian terakhirnya. Tak diketahui informasi apa yang dicuri dari 1 juta akun sisanya.

"Kami menanggapi insiden ini dengan sangat serius," ujar Guy Rosen, VP product management 
Facebook dalam sebuah wawancara, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Sabtu (13/10/2018).

Facebook mengaku akan menotifikasi semua 30 juta pengguna yang terdampak dari peretasan ini. Dan untungnya, menurut Facebook, tak ada data yang dicuri dari aplikasi pihak ke-3 yang terhubung dengan akun Facebook yang terdampak.





Sayangnya, kemungkinan masih ada serangan lain yang lebih kecil namun lebih dalam pada periode yang sama. Namun pihak 
Facebook belum mengungkap hasil investigasinya mengenai insiden kedua tersebut.

Sementara data-data yang sudah tercuri hingga saat ini belum terindikasi diposting ataupun dijual di manapun oleh si hacker.

Apple Minta Maaf atas Akun yang Kena Hack di China

Kasus 1 

Jakarta - Apple minta maaf terkait adanya sejumlah akun Apple ID yang kena hack di China -- dan kemudian digunakan buat mencuri uang di Alipay.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ant Financial (perusahaan pemilik Alipay) dan Tencent Holdings memperingatkan adanya kejahatan cyber hacker China. Alipay dan Tencent tak menyebutkan berapa uang yang telah dicuri hacker, tapi mereka telah menghubungi Apple untuk bekerjasama mengungkap masalah ini lebih detail.




Pada prosesnya, Apple Inc. kini memberikan pernyataan resmi seputar hal tersebut. Apple menyatakan sudah menemukan adanya sebagian kecil akun pengguna yang terkena penipuan modus phishing.


Dalam pernyataan resminya yang dikutip Wall Street Journal, Apple juga mengatakan, "minta maaf sedalam-dalamnya atas ketidaknyamanan kepada para pelanggannya dalam kasus tersebut."

Rincian mengenai kejadian itu tidak diketahui pasti, tapi Apple menyatakan bahwa akun yang terdampak dalam kasus ini ternyata tidak menggunakan otentikasi dua faktor (two-factor authentication/TFA).

Untuk itu, Apple kini sangat merekomendasikan agar para pengguna akunnya mengaktifkan TFA demi meminimalisir terjadinya serangan serupa di masa depan.

Sumber : https://inet.detik.com/security/d-4261139/apple-minta-maaf-atas-akun-yang-kena-hack-di-china?_ga=2.100526109.2024689533.1539836834-442101970.1538297827

Manfaat Madu Bagi Kesehatan

artikel 3 : kesehatan

Madu adalah hasil produksi dari hewan lebah yang kini telah dikenal lebih jauh karena khasiatnya bagi kesehatan yang melimpah.Takheranjikamadubanyakdigunakanuntukpengobatanberbagaimacampenyakit. Adapunmanfaat madu, yaitu:
a. Manfaat madu untuk kesehatan kulit wajah
Madu tak hanya dikenal sebagai pemanis alami, madu juga memiliki manfaat lain yang dapat digunakan untuk kesehatan kulit khususnya kulit wajah. Madu dipercaya dapat digunakan untuk penghilang jerawat, namun perlu ditambahkan dengan beberapa bahan lain seperti jeruk nipis. Madu pun dapat dimanfaatkan untuk mengecilkan pori-pori wajah dan menghaluskan kulit wajah.
b. Madu sebagai penghilang batuk
Manfaat madu sebagai penghilang batuk tak hanya isapan jempol belaka yang tiada buktinya, namun manfaat ini dibuktikan dengan jurnal pula. Jurnal itu telah dirilis pada tahun 2007 dengan sampel anak-anak sebanyak 270 orang. Hasil dari penelitian yaitu dengan meminum satu sendok madu sebelum mereka tidur intensitas batuk yang terjadi mengalami penurunan.
c. Madu sebagai peningkat kekebalan tubuh
Di dalam madu ada aneka nutrisi yang begitu kompleks mulai dari vitamin hingga aneka mineral yang dibutuhkan tubuh. Tak heran bila kini banyak para orang tua yang mempercayai madu untuk diberikan kepada anak-anak mereka. Alasan para orang tua memberikan madu yaitu untuk menjaga kesehatan sang anak terutama untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan stamina.
d. Madu sebagai pembunuh bakteri
Di dalam madu ada suatu zat yang memiliki fungsi memperlambat laju bakteri bahkan mematikan bakteri tersebut sehingga tubuh terhindarkan penyakit. Telah dibuktikan pada suatu studi bila madu efektif membasmi bakteri dalam tubuh seperti E. Coli, Salmonella dan bakteri lain sejenisnya. Maka dari itu, khasiat dari madu tak perlu diragukan lagi.

Dukung Ekonomi Kreatif, Tokopedia Tak Ingin Gusur Toko Offline

artikel 2 
Jakarta - Industri ekonomi kreatif saat ini menjadi salah satu cabang bisnis yang menjadi perhatian. Dengan mengangkat kearifan lokal dalam setiap produknya, industri ini terus berkembang setiap tahun dan mencapai berbagai sektor seperti fashion, film, bahkan game. 

Campur tangan perusahaan teknologi seperti 
e-commerce pun tidak terelakkan mengingat skala pelaku industri ini banyak di usaha bisnis kecil dan menengah. Demi menjangkau konsumen yang lebih luas, butuh bantuan pihak ketiga.

Salah satunya adalah 
Tokopedia. E-commerce yang didirikan oleh William Tanuwijaya ini melihat peningkatan yang hebat dalam kehadiran industri kreatif di platform-nya, secara spesifik produk batik.

"Sejak 2014 penjualan batik di Tokopedia meningkat 35 kali. Sekarang jika bapak ibu mengetik batik di Tokopedia akan menemukan 660.000 produk pilihan batik di Tokopedia," kata CEO Office Manager Tokopedia Priscilla Anais saat berbicara di BEKRAF Outlook Conference di Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (17/10/2018).




Priscilla mengaku bahwa angka ini menunjukkan besarnya peran Tokopedia dalam pengembangan ekonomi kreatif dan juga membantu pemerataan ekonomi di Indonesia.

Ia juga mengatakan bahwa Tokopedia memiliki banyak inisiatif yang dapat dimanfaatkan oleh bisnis kecil dan menengah untuk mengembangkan bisnis di era ekonomi digital. Salah satunya adalah Tokopedia Center yang baru diresmikan pada bulan lalu. 

"Tokopedia Center itu adalah suatu toko offline di mana masyarakat sekitar bisa datang berbelanja. Ada juga kelas untuk belajar berbisnis online, bisa juga untuk masyarakat untuk menanyakan atau belajar lebih lanjut apa sih belanja online," jelas Priscilla. 

Tokopedia Center ini sendiri baru diresmikan di tiga kota, yaitu Boyolali, Padang dan Palu. Tetapi ia mengatakan pihaknya akan menghadirkan toko ini di seluruh Indonesia. 

Ia juga mengelak bahwa kehadiran Tokopedia Center akan merebut bisnis toko kelontong di kota-kota kecil. Tokopedia Center justru punya keinginan memberdayakan toko-toko tersebut. 




"Dengan adanya Tokopedia Center yang nantinya akan tersebar di seluruh Indonesia, toko kelontong Indonesia nanti bisa punya kantong Doraemon. Jadi bayangkan tadinya toko kelontong cuma punya 100-200 SKU tiba-tiba dengan bantuan Tokopedia Center semuanya bisa dibeli di toko kelontong," jelasnya. 

Ia pun mengatakan visi Tokopedia bukanlah sekedar menjadi raksasa e-commerce, melainkan sebagai agen yang mendukung pemerataan ekonomi lewat bantuan teknologi. 

"Jadi ini bukan lagi paradigma online vs offline, di mana online akan mengalahkan para pemain offline. Itu bukan paradigma yang kami panut di Tokopedia," ujar Priscilla.

"Tapi lebih ke bagaimana kita bisa merealisasikan ekonomi yang lebih rata dan inklusif lewat bantuan teknologi," pungkasnya. 

sumber : https://inet.detik.com/business/d-4261454/dukung-ekonomi-kreatif-tokopedia-tak-ingin-gusur-toko-offline





Zuckerberg Didesak Mundur dari Jabatan Chairman Facebook

Artikel 1 :



Jakarta - Mark Zuckerberg didesak mundur dari posisinya sebagai chairmanFacebook terkait berbagai skandal yang belakangan menimpa jejaring sosial terbesar di dunia itu. 

Seperti dikutip 
detikINET dari Reuters, 4 pengelola public funds atau dana publik di wilayah Illinois, Rhodes Island, Penssylvania dan New York yang juga punya saham di Facebook mengajukan proposal agar Zuck mundur. Mereka antara lain mengelola dana pensiun.

Upaya serupa pernah dilakukan pada tahun 2017 namun gagal. Zuck memang sangat susah didongkel karena dia memiliki kontrol mayoritas terhadap Facebook. 


Zuckerberg memiliki 60% voting power. Ia memiliki kekuasaan sangat besar di situs yang ia dirikan pada tahun 2004 tersebut.

Seth Magaziner dari Rhode Island State Treasure menyatakan proposal agar Zuck mundur ini tetap layak diajukan agar beragam masalah di Facebook dapat diselesaikan. "Hal ini akan mempengaruhi juga opini publik," sebut Magaziner.

Proposal tersebut diharapkan akan dibahas dalam rapat tahunan pemegang saham Facebook pada tahun 2019. Facebook belakangan memang banyak diterpa isu tak mengenakkan, dari mempengaruhi pemilu, penyebaran hoax sampai skandal kebocoran data user. 

Zuckerberg diminta mundur dan dibuat kursi untuk direksi independen. Facebook tak bersedia berkomentar mengenai kabar ini ketika dikonfirmasi.

JURNAL KOMPUTER & MASYARAKAT

Abstrak

 Informasi dan ilmu pengetahuan sampai pada kita lewat berbagai jalan. Pada zaman dahulu, papirus, batu tulis, tulang dan buku menjadi media utama tersampainya ilmu pengetahuan. Seiring dengan majunya teknologi, dewasa ini informasi mengalami perubahan format ke dalam bentuk digital. Ide yang dimuat dalam kertas mulai tergantikan menjadi versi elektronik. Kita memasuki era paperless. Perubahan format ini membuka peluang besar bagi kemudahan akses informasi, apalagi dengan membuatnya dapat diakses secara online. Dengan bermodal komputer, dewasa ini kita dapat menjelajahi dunia cyber, yang kaya akan informasi. Berbagai penelitian berkesimpulan bahwa proses meng-online-kan informasi ini merupakan salah satu faktor penting yang mendorong pesatnya pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi.

1.    Pendahuluan
Internet pada awalnya dikembangkan oleh AS sekitar tahun 1970, dan semula dipergunakan terbatas untuk keperluan militer. Tiga dasa warsa berlalu. Dewasa ini di negara maju, internet hampir menjadi kebutuhan primer. Layanan yang ditawarkan internet pun semakin lengkap, komunikatif dan memanjakan konsumen. Teknologi ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) yang populer beberapa tahun belakangan ini membuat internet menjadi barang yang tidak asing lagi di rumah-rumah, dan semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati akses internet 24jam.

Pada masa awal, pemakaian internet hanya terbatas untuk berkirim electronic mail. WWW (World Wide Web) mulai populer digunakan sekitar awal tahun 90-an, dengan memakai berbagai web browser seperti Netscape, Internet Explorer, dsb. Seiring dengan perkembangan hardware maupun software yang pesat, materi yang disampaikan lewat
web pun mengalami perkembangan. Materi yang dimuat tidak terbatas berupa teks, melainkan gambar, suara, video, streaming, hingga yang bersifat interaktif, seperti chatting, video conference dsb.
Hal ini dimungkinkan oleh kemajuan teknologi di bidang hardware dan software. Sebagaimana yang diramalkan oleh Gordon Moore (Moore’s Law), bahwa kemampuan komputer akan berlipat dua kali setiap 18 bulan.

Dapat dikatakan, informasi yang sampai kepada kita mengalami beberapa kali perubahan format. Informasi dan ilmu pengetahuan yang semula didokumentasikan pada papirus, tulisan pada batu, buku, dewasa ini telah banyak yang ditransfer ke dalam bentuk digital. Tulisan ilmiah, skripsi, telah umum disimpan dalam format elektronik
(misalnya format Word, PDF, dsb.), pada disket, CD ROM atau pun DVD. Karena bentuknya tipis, ringan, sangat mudah bagi kita untuk membawa informasi itu kemana-mana. Selanjutnya kemajuan yang dicapai oleh teknologi internet membuat informasi tersebut dapat ditampilkan di web, atau dikirim lewat email, sehingga dapat diakses dari berbagai penjuru dunia. Syaratnya hanya satu: asal tersambung ke dunia cyber.

Dengan demikian, alur penyampaian ilmu pengetahuan dewasa ini melewati beberapa tahap : 1) mengubah format-nya dari buku ke dalam bentuk digital 2) mengirimkannya dalam bentuk “bit”, deretan kode “0” dan “1”, lewat koneksi internet kepada berbagai pihak, yang mungkin berada di manca negara. Kata kunci bagian akhir proses ini adalah "online", yaitu tampilnya suatu informasi di dunia cyber, yang pada akhirnya turut memberikan akselerasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern.

Makalah ini akan membahas kontribusi signifikan informasi online terhadap dunia pendidikan dan penelitian. Pada bagian ke 2, akan dibahas proses perubahan informasi ke arah digital, dan dilanjutkan dengan proses meng-online-kan informasi digital tersebut, yang akan dibahas pada bagian ke-3. Pada bagian berikutnya, akan dibahas pengaruh signifikan pada dunia pendidikan dan penelitian yang dipacu oleh terbuka lebarnya akses informasi. Setelah membahas beberapa masalah yang dihadapi, bagian terakhir merangkum point-point penting dalam makalah ini.

2. Informasi pada era digital
                 Dewasa ini hampir seluruh aspek kehidupan kita tersentuh oleh digital. Berbeda dengan informasi analog yang sifatnya kontinyu, informasi digital dicirikan dari representasinya dalam bentuk diskontinyu. Contoh yang paling mudah perubahan dari analog menjadi digital adalah jam. Jam analog memiliki jarum yang berputar secara kontinyu, dapat menunjukkan waktu pada resolusi berapa pun. Sedangkan jam digital hanya mampu menunjukkan waktu-waktu pada ketelitian terbatas, misalnya pada satuan detik. Lagu dan film yang dahulunya diabadikan dalam piring hitam atau pita kaset, dewasa ini lazim disimpan dalam bentuk digital pada media CD atau DVD. Informasi digital hampir tidak dapat terlepas lagi dari kehidupan kita sehari-hari [1]. Sebagaimana contoh di atas, dewasa ini buku, data observasi dan dokumentasi penelitian juga telah lazim ditransfer ke dalam bentuk digital.
Keuntungan informasi disajikan dalam bentuk digital antara lain sbb.
1.  Kompresi data
Ini adalah kelebihan terbesar dari bentuk digital. Sebuah CD ROM yang kapasitasnya 700 MB dapat memuat buku dengan ketebalan lebih dari 4 ribu halaman. Dapat dibayangkan berapa besar tempat yang dapat dihemat oleh sebuah perpustakaan, apabila literatur nya berupa file elektronik.
Contoh lain: portable harddisk Logitec LHD-PBA20U2 berukuran 7.6 x 1.5 x 13 cm, berat sekitar 180 gram, kapasitas sekitar 20GB. Harddisk sebesar telapak tangan ini dapat memuat buku lebih dari 100 ribu halaman dalam format pdf, atau kira-kira sama dengan 151 jilid kamus bahasa Inggris-Indonesia, tiap jilid setebal 660 halaman, total berat 151 kg, yang kalau disusun berjajar membutuhkan ruang sepanjang 6m.
2.  Portabilitas
Data yang telah dikompresi akan berukuran jauh lebih kecil daripada aslinya. Akan lebih ringan dan lebih mudah membawa sebuah CD ROM daripada membawa informasi dalam bentuk buku. Pada ilustrasi di atas lebih mudah untuk membawa hard disk portable Logitec yang beratnya hanya 180 gram dan bisa dimasukkan ke saku, padahal isinya sama dengan buku dalam 1 almari di perpustakaan.
3. Mudah untuk di-edit, diolah dan ditransfer ke media lain
Di masa lampau kita memerlukan penghapus, stypo, tip ex, untuk melakukan koreksi tulisan. Jika tulisan berada dalam format elektronik, kita akan sangat mudah melakukan koreksi, menambahkan baris, mengatur lay out tulisan.
Proses transfer pun menjadi lebih mudah. Jika dahulu kita harus memakai mesin fotocopy untuk membuat salinan suatu artikel atau buku, saat ini kita telah terbiasa mengcopy dokumen dalam bentuk file elektronik ke dalam disket, atau ke dalam harddisk komputer.

3.  Dari Offline menuju Online
Berbagai macam kelebihan dapat kita peroleh jika informasi disajikan berupa digital. Buku yang berjilid-jilid dapat disimpan dalam bentuk file yang cukup dimuat dalam sekeping CD ROM. Proseding seminar yang dulu biasa dibagikan dalam bentuk cetak dan beratnya kadang bisa sekitar 5 kg, saat ini lebih populer dibagikan dalam bentuk CDROM. Akan tetapi informasi seperti ini masih tersedia dalam bentuk offline, yaitu tidak terkoneksikan ke internet. Kalau ada kolega kita di kota lain yang memerlukan data tersebut, mau tidak mau kita harus memakai jasa pos untuk mengirim CDROM tersebut. Tidakkah ada jalan lain yang lebih mudah untuk mentransmisikan informasi tersebut ?
Sebagaimana dijelaskan, kelebihan informasi digital adalah “kompresi” dan kemudahan untuk ditransfer ke media elektronik lain. Kelebihan ini dimanfaatkan secara optimal oleh teknologi internet, misalnya dengan menaruhnya ke suatu website atau umumnya disebut dengan meng-upload. Cara seperti ini disebut membuatnya online di dunia cyber. Pengiriman informasi dalam CD ROM yang tadinya harus dikirimkan lewat pos, sekarang telah dapat dilakukan secara elektronik, sehingga jauh lebih cepat. Buku yang berada di perpustakaan di Jepang, apabila dibuat dalam bentuk digital dan ditaruh di harddisk komputer yang tersambung internet, dapat langsung dinikmati oleh pelajar dan masyarakat di Indonesia. Saat saya masih mahasiswa, apabila membutuhkan suatu artikel ilmiah yang ditulis oleh professor di AS, perlu memesan ke perpustakaan dan harus menunggu, kadang berminggu-minggu, sampai artikel tersebut dapat diperoleh. Saat ini proses mencari literatur menjadi jauh lebih mudah. Kita cukup online ke internet, dan mendownload file tersebut dari situs yang menyediakan artikel yang dimaksud. Kadang-kadang penulis artikel itu menaruh artikel di websitenya, agar mudah diakses oleh peneliti lain.
Dengan kata lain, cara mengirimkan CDROM lewat pos adalah konvensional, yaitu memindahkan “atom” dari satu tempat ke tempat lain. Sedangkan cara kedua dengan mengonlinekan isi CDROM tersebut di internet, berarti mentransmisikan informasi berupa bit dari satu terminal komputer ke yang lain. Secepat-cepatnya kita mengirim barang, misalnya dengan Fedex atau EMS, dari Jepang ke Indonesia memerlukan waktu sekitar tiga hari. Akan tetapi proses transmisi bit pada koneksi internet jauh lebih cepat.
Dari Indonesia kita dapat mendownload suatu file di perpustakaan digital di Amerika hanya dalam satuan detik.

Dapat disimpulkan bahwa meng-online-kan suatu informasi berarti melakukan potong kompas terhadap jarak dan waktu: dua buah dimensi yang selama ini sangat membatasi aktivitas manusia. Informasi online membuat akses semakin luas, dan transfer informasi semakin cepat dan akurat.

4. Akses informasi online dalam dunia penelitian dan pendidikan

Komunitas akademik dewasa ini telah terbiasa melakukan komunikasi lewat internet. Diskusi, pengiriman artikel, pemesanan buku, pengiriman data observasi, dan berbagai aktifitas lain dapat dilakukan dari sebuah PC yang terkoneksikan ke internet. Akses informasi yang dapat dilakukan kapan saja, siapa saja, di mana saja ini, telah memberikan kontribusi signifikan terhadap berkembangnya ilmu pengetahuan.
Perpustakaan merupakan sumber literatur utama bagi seorang peneliti untuk mengikuti perkembangan bidang yang ditekuninya. Sebagian besar waktu dihabiskan untuk membaca journal ilmiah, laporan penelitian, prosiding seminar, yang tersedia dalam bentuk buku, disimpan di perpustakaan. Hal yang paling sulit adalah bagaimana memilih informasi yang diperlukan di antara ribuan atau jutaan halaman yang tersedia, padahal waktu yang ada sangat terbatas.
Masalah ini dapat dipecahkan apabila journal, laporan, buku dan informasi lain yang dicari tersebut berada dalam format elektronik (misalnya format PDF, Word, postscript dsb.), sehingga dapat diakses online melalui internet. Misalnya situs journal IEEE (http://www.ieee.org), PubMed, dll. Dengan adanya sumber online, peneliti lebih mudah mencari literatur dan informasi terbaru dalam bidangnya.
Ada layanan yang mempermudah memilih informasi online yang diperlukan, yaitu searching engine di internet. Yang sangat populer adalah http://google.com dan http://yahoo.com. Situs searching engine lain seperti http://vivisimo.com memiliki kelebihan, dengan mengelompokkan hasil searching ke dalam beberapa group (cluster), menurut kata kunci pada situs tersebut. Tersedianya informasi di internet dan semakin canggihnya alat pencari membuat peneliti menjadi lebih cepat dalam mencari informasi yang diperlukannya.
Apakah efek kemudahan mendapatkan informasi di intenet ? Salah satu penelitian menarik dilakukan oleh Steve Lawrence, yang dimuat di journal penelitian terkemuka Nature [2] memberikan kesimpulan bahwa frekuensi rujukan terhadap artikel yang dimuat online (ditampilkan di internet), ternyata lebih banyak daripada artikel yang dimuat secara offline (tidak ditampilkan di internet). Lawrence mengamati sekitar 120 ribu artikel ilmiah di bidang komputer, yang dipublikasikan dari tahun 1989 sampai 2000. Data menunjukkan bahwa artikel yang ditampilkan secara online rata-rata 7.03 kali dijadikan rujukan oleh penelitian lain, sedangkan artikel offline hanya sekitar 2.74. Fakta ini membuat Lawrence berkesimpulan, bahwa peningkatan kemampuan akses terhadap suatu paper meningkatkan kesempatan bagi peneliti lain untuk menemukan informasi yang diperlukan. Hal ini akan berdampak nyata pada berkembangnya suatu disiplin ilmu.
Contoh lain adalah tersedianya data hasil observasi di internet agar dapat dimiliki bersama. Misalnya sebagaimana yang lazim dilakukan dalam bidang bioinformatika. Bioinformatika merupakan bidang baru yang merupakan perkawinan antara biologi dan teknologi informasi. Dalam hal ini, istilah “teknologi informasi” tidak terbatas pada internet saja, melainkan pada proses pengolahan informasi secara umum. Dengan demikian aspek teknologi informasi dalam bioinformatika melibatkan juga teknologi database, pattern recognition, softcomputing, expert system, kecerdasan buatan, dsb. Dewasa ini, seiring dengan selesainya Human Genome Project, susunan DNA tubuh manusia telah dapat dipetakan. Dalam era post genome project ini minat penelitian ditujukan untuk menemukan fungsi dari gen pada tubuh manusia, dan aplikasinya pada dunia medis. Misalnya pemilihan terapi penyakit yang tepat bagi individu, yang sering disebut dengan tailormade medicine. Artikel ilmiah maupun data yang dipakai dalam penelitian tsb. umumnya tersedia secara online, dan dapat diakses oleh peneliti yang lain. Dengan demikian terbuka kesempatan bagi anggota komunitas bioinformatika yang lain untuk membahas dan menganalisa data sesuai dengan spesialisasi masing-masing. Hal ini turut mendorong ditemukannya metoda-metoda komputasi baru yang menjadi feedback positif bagi peneliti tersebut.
Dari contoh-contoh di atas dapat dirangkumkan bahwa usaha meng-online-kan informasi memiliki beberapa manfaat penting, antara lain:
1. Artikel ilmiah yang dimuat secara online, memiliki potensi akses yang lebih besar dan lebih sering dipakai sebagai rujukan
2. Semakin luasnya kesempatan akses pada suatu informasi, pada gilirannya dapat memberikan feedback positif bagi pemilik awal informasi tersebut
3. Data dan informasi yang dimuat secara online dapat membantu akselerasi perkembangan suatu cabang ilmu pengetahuan baru.

5. Usaha yang dilakukan oleh komunitas TI Indonesia

Usaha meng-online-kan informasi penelitian ini tidak hanya dilakukan oleh negara maju. Komunitas TI Indonesia tidak ketinggalan dalam memanfaatkan teknologi internet untuk meng-online-kan informasi dalam dunia penelitian. Beberapa usaha yang telah dilakukan antara lain:
1. Edukasi online
Aktifitas yang sering disebut dengan e-learning ini memanfaatkan internet sebagai wahana belajar mengajar. Beberapa di antaranya adalah situs berita iptek (http://beritaiptek.com) yang memuat berita ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bahasa Indonesia, situs ilmukomputer.com yang mendapat penghargaan internasional WSIS award dari PBB, dan situs-situs lain yang belakangan ini semakin menjamur.
2. Digital Library
Salah satu contoh adalah http://www.greendigitalpress.com. Usaha ini dirintis oleh Arief Budi Witarto dan Romi Satria Wahono, keduanya peneliti di LIPI. Ide awal proyek ini berasal dari keinginan mewujudkan perpustakaan digital Indonesia, yang
dapat diakses online di internet. Contoh dari situs serupa di dunia adalah situs PubMed (http://www.pubmed.com) di bidang biomedik, atau situs CiteSeer.IST (http://citeseer.ist.psu.edu) di bidang komputer, yang menyediakan ribuan artikel ilmiah dalam format elektronik (format PDF) kontribusi dari seluruh dunia. Situs digital library Indonesia ini memuat abstrak publikasi khusus di Indonesia (paper & paten). Hal ini akan memberikan kemudahan akses bagi peneliti lain dan mempercepat proses komunikasi komunitas ilmiah Indonesia.
3. Diskusi ilmiah lewat mailing list (disingkat milis)
Mailing list adalah forum diskusi yang berlangsung lewat electronic mail. Beberapa komunitas ilmiah seperti IECI (Indonesian Society on Electrical, Electronics, Comunication & Information), HFI (Himpunan Fisika Indonesia), Biotek-indonesia.net telah memiliki forum diskusi sendiri. Pada milis yang aktif, secara reguler diadakan seminar online. Salah satu peserta mempresentasikan penelitiannya, dan peserta yang lain mengajukan pertanyaan atau memberikan masukan, lewat email. Selain presentasi penelitian, konsultasi masalah, kegiatan lain misalnya resensi paper penelitian yang terbaru.

6. Masalah yang timbul saat meng-online-kan informasi

Semakin banyaknya informasi tersedia secara online, memberikan efek positif bagi kegiatan bisnis, pendidikan dan penelitian. Namun hal ini tidak terlepas dari berbagai kendala yang perlu diwaspadai oleh pengguna internet.
1. Sekuriti
Masalah utama pemakai internet adalah sekuriti. Serangan virus, spamming mail merupakan ancaman pertama begitu kita online di internet. Virus dapat menghapus data di hard disk, merusak file penelitian dan mencuri informasi pribadi.
2. Hak cipta
Tulisan ilmiah yang dibuat online seringkali dijiplak oleh pihak lain tanpa seijin pemiliknya. Kalimat-kalimat pada suatu artikel dikutip tanpa menyebutkan referensi asalnya. Ada juga pihak tak bertanggung jawab yang memakai material di internet, tapi menghapus nama pengarangnya, atau sumber asli artikel tersebut. Seolah-olah artikel itu adalah karyanya sendiri. Hal-hal ini dapat dikategorikan kejahatan intelektual, dan merugikan penulis asli tulisan tersebut.
3. Kendala teknis untuk artikel yang hanya tersedia versi cetak
Tidak semua journal tersedia dalam bentuk elektronik. Terutama untuk artikel yang diterbitkan sebelum tahun 1990, seringkali hanya tersedia versi cetak. Misalnya journal ilmiah IEEE Trans. On Pattern Analysis and Machine Intelligence (PAMI), kalau dilihat di situs http://www.computer.org/tpami hanya menyediakan versi elektronik mulai tahun 1988. Artikel-artikel yang sudah tua juga masih tersedia dalam wujud “atom”, yaitu berupa kertas. Tapi dewasa ini, sudah banyak dijual scanner yang mampu men-scan satu halaman dokumen dalam waktu kurang dari 1 detik, dan langsung dikonversikan ke format PDF. Misalnya “ScanSnap” produk Fujitsu, yang sudah termasuk di dalamnya software Adobe Acrobat untuk mengkonversikan hasil scan ke dalam format PDF.
Selain masalah tersebut masih banyak hal-hal lain yang perlu diperhatikan dalam meng-online-kan informasi. Resiko memang ada. Tapi hal itu memang harus kita lewati untuk
mencapai kemajuan. No risk, No gain.

7. Kesimpulan

Makalah ini membahas mengenai pengaruh positif dari informasi online. Berbagai penelitian menunjukkan adanya kontribusi signifikan dari informasi online terhadap akselerasi penelitian iptek. Hal ini ditunjukkan antara lain oleh tingginya frekuensi rujukan paper ilmiah online dibandingkan paper yang tidak dapat diakses online, cepatnya perkembangan bidang bioinformatika yang memanfaatkan internet secara optimal untuk bertukar data dan hasil observasi. Walaupun pada pelaksanaannya masih ada kelemahan dan kendala dalam hal sekuriti, hak cipta dll. tetapi proses meng-online-kan informasi ini merupakan etape yang harus kita lalui untuk memajukan pendidikan dan riset di Indonesia.

Referensi
[1] Nicholas Negroponte, Being Digital, Random House (1996)
[2] Steve Lawrence, “Online or Invisible”, Nature, Vol.411, No.6837, pp.5221, 2001
versi online dapat diakses di http://citeseer.ist.psu.edu/online-nature01/

http://normasaragi.blogspot.com/2009/10/jurnal-komputer-masyarakat.html?zx=d7aff86ddc3856dd